Berita TPQ



Image

Gebyar Muharam 1436 H di Pemandian

Alian, Susaana lapangan Pemandian Air Panas (PAP) Krakal pada Kamis/ 25 September 2014 Pukul 07.00 WIB masih sepi seperti biasa, hanya saja suasana di sekitar panggung PAP sudah ramai dengan iringan musik rebana, hadroh. Nampaknya mereka sedang menyambut kedatangan para peserta Pawai Ta’aruf Tahun Baru 1436 Hijriyah yang masih dalam perjalanan dan kendaraan. Peserta pertama yang hadir dalam kesempatan itu adalah rombongan dari TPQ baiturrohman Kalirancang, ya karena memang jaraknya yang paling dekat dengan lokasi acara. Di sisi lapangan PAP belum terlihat satu pun pedagang yang berjualan di area tersebut mungkin karena banyak diantara para pedagang yang belum tahu akan adanya acara akbar yang sebentar lagi dibanjiri anak-anak ini padahal telah terpasang bendera-bendera berlogo Qiroati di sepanjang jalan menuju Pemandian Air Panas Krakal. Barulah ketika beberapa rombongan mobil yang terdiri dari para guru dan santri-santrinya mulai berdatangan memadati lapangan PAP Krakal, para pedagang dengan sangat cepatnya menyerbu area tersebut untuk berjualan. Lapangan Pemandian Air Panas Krakal pun seketika berubah menjadi lautan kendaraan roda empat dan mini bus  yang datang dari berbagai daerah di Kebupaten Kebumen dengan dihiasi berbagai atribut Islami di setiap mobilnya. Ratusan kendaraan memadati area lapangan PAP untuk berpartisipasi dalam acara Pawai Ta’aruf Gebyar Muharram 1436 Hijriyah dan menjadi tontonan warga sekitar yang sekaligus mendengarkan serangkaian acara di panggung utama PAP Krakal.

Acara pawai ta’aruf ini adalah salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka menyambut tahun baru 1436 Hijriyah. Hal inilah yang rutin dilakukan oleh Koordinator Cabang (Korcab) Kabupaten Kebumen beserta seluruh Tamana Pendidikan AlQuan (TPQ) pengguna Metode Qiroati sebagai bentuk syiar Islam dengan harapan agar masyarakat muslim memiliki kecintaan terhadap tahun barunya sendiri yakni tanggal 1 Muharam. Lihatlah fenomena yang terjadi sekarang ini, apa yang dilakukan oleh sebagian besar pemuda Islam ketika pergantian tahun baru masehi, mereka sangat antusias menyambutnya dengan penuh kegembiraan seperti perayaan pesta kembang api, petasan, meniup terompet dan lain sebagainya tanpa mereka tahu asal usul budaya tersebut. Banyak hal yang dilakukan seorang muslim pada malam itu yang telah menyimpang dari ajaran Islam, bahkan tak jarang diantara mereka yang terjebak dalam kemaksiatan, Na’udzubilllah. Namun apa yang terjadi sebaliknya ketika tahun baru Hijriyah tiba, mereka sudah tidak peduli lagi terhadap penyambutan tahun baru hijriyah 1 Muharam. Dan yang lebih parahnya lagi masih ada sebagian orang yang mengaku Islam namun tidak mengerti tahun barunya sendiri. Hal inilah yang terus diupayakan oleh keluarga besar TPQ pengguna metode Qiroati setiap tahunnya untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi terhadap daerah di Kabupaten Kebumen yang dipilih sebagai tempat pawai ta’aruf. Karena itulah acara Gebyar Muharam ini selalu berpindah lokasi dan berupaya untuk menjangkau seluruh daerah di Kabupaten Kebumen.

Koordinator Kecamatan (Korcam) Alian pada tahun ini ditunjuk sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Gebyar Muharam 1436 Hijriyah yakni bertempat di Pemandian Air Panas Krakal, sehingga segala persiapan pun dikerahkan oleh seluruh TPQ Kecamatan Alian demi suksesnya acara ini, tak terkecuali TPQ Baiturrohman sebagai TPQ yang paling dekat dengan lokasi acara. Agenda rutin yang diselenggarakan setahun sekali ini diikuti  oleh seluruh TPQ Pengguna Metode Qiroati Kabupaten kebumen yang terdiri dari dewan asatidz, santri TPQ dan juga para wali santri yang ikut mendampingi putra/putrinya. Ratusan kendaraan roda empat dan mini bus pun ikut berpartisispasi memeriahkan jalannya pawai ta’aruf gebyar Muharam 1436 ini. TPQ Baiturrohman sendiri mengirimkan 2 mobil yang diikuti oleh dewan asatidz dan santri TPQ Baiturrohman Jilid 5, Jilid 6, dan santri Kelas Al Quran.

Rangkaian acara dimulai sejak malam hari sebelum pelaksanaan yakni acara mujahadah yang diikuti oleh panitia penyelenggara, ustadz pengurus Korcab Kebupaten Kebumen, dan ustadz perwakilan dari seluruh TPQ Metode Qiroati di Kecamatan Alian. Hadir dalam kesempatan itu beliau Ust. Ahmad Nasihudin, S.Ag yang merupakan Ketua Korcab Kabupaten Kebumen dan memimpin acara mujahadah dan doa bersama pada malam itu. Adapun acara utama dilaksanakan pada hari Ahad, 1 Muharam 1436 H bertempat di panggung pentas seni PAP Krakal dan dibuka dengan penampilan rebana, hadroh untuk menyambut para peserta pawai. Acara dilanjutkan dengan khataman Alquran 30 juz yang dibawakan oleh para ustadz dengan sistem baca simak. Setelah khataman selesai para santri yang sudah membanjiri taman PAP disuguhi dengan tauziah anak oleh ustadz Teddy dan rekannya. Duel ustadz Qiroati itu mampu menghipnotis para santri yang tak sabar menunggu dongengnya dari awal, santri dibuatnya tertawa lepas dengan ceritanya yang lucu sehingga tidak menjenuhkan namun tetap disisipkan juga pesan dan ilmu untuk para santri sehingga hikmah dan manfaatnya terasa.

Selepas acara tauziah, seluruh santri dan ustadz langsung menempatkan diri pada kendaraanya masing-masing. Mobil Qiroati menempati urutan pertama dalam iring-iringan pawai kali ini dengan dikawal oleh mobil polisi. Ustadz Ahmad Nasihudin, S.Ag mengibarkan bendera start untuk mengawali pawai ta’aruf dan disusul dengan kendaraan lain dibelakangnya dengan disertai lantunan shalawat. Rute perjalanan pada saat peserta masuk ke lokasi PAP Krakal, semua kendaraan dari arah manapun diharuskan melewati jalan pemandian barat, yakni melewati desa Karang Kembang-Kalijaya. Panitia telah siaga di setiap pertigaan jalan untuk memberikan arahan kepada para peserta agar melewati rute jalan yang telah ditentukan. Adapun rute Pawai Ta’ruf Gebyar Muharam 1436 Hijriyah tahun ini ketika peserta keluar dari lokasi PAP adalah melalui jalan Jalan Pemandian Timur yakni melewati Desa Krakal - Kalirancang – Sawangan - Seililing – Surotrunan – Kawedusan dan kembali ke daerahnya masing-masing.